Selasa, 20 April 2010

pagi itu aku tersentak dalam tidurku
ada sesuatu yang memancar
dari pagi yang semula hening itu

itu bukan kembang api
juga bukan mercon tanda bahagia
itu adalah suara meriam
dari letusan kamp. tentara

seketika itu
tanah tidak lagi berwarna coklat
seketika itu tanah telah berubah hitam karena darah

darah segar yang mengalir dari tubuh anak bangsa
darah m erah yang mengucur dari jantung pemuda

ini bukaln kiasan
ini adalah kisak nyata
kisah perjuangan anak bangsa
untuk mempertahankan negerinya, indonesia

dia tak takut mati
karena mati hanya suatu awal
dia tak takut sakit
karena sakit hanya penderitaan sesaat

yang dia takutkan hanya
apabila anak cucunya mati
dalam keadaan menyedihkan
karena tak mampu melawan arus peradapan panjang
dan tersesat ditengah jalan keburukan
Senandung indonesia

Sobat apa kau pernah berseynandung
Bersenandung tentang Indonesia
Negeri kita
Dengan dawai gitarmu

Apabila kau bias
Apakah kau akan menyenandungkan
Kisah sedih pahlawan
Yang perjuangannya sia-sia

Perjuangan mereka yang penuh darah
Kini tertutup dengan pasir kebodohan keturunannya
Perjuangan mereka yang penuh peluh
Hilang tertiup angin barat yang membawa perpecahan

Indonesia bukan lagi negeri impian
Negeri yang selalu diagungkan
Samapi keujung cina
Hanya dengan kata-kata pujian

Kini
Indonesia
Hanya seonggok negeri
Yang yang hanya mampu meminta belas kasih

Kau tahu sobat
Kini kau dan aku tidak lagi bangga
Menyebut diri kita
Indonesia

Karena kita tahu
Indonesia tak sama lagi
Dengan Indonesia
Yang dulu selalu kita senandungkan

Merdeka dan bebas

Kamu tahu

kata merdeka

Apakah kamu

kenal kata bebas

apabila kau jawab

merdeka adalah bebas dari penjajah

kau salah

apabila kau bilang bebas

artinya tak ada yang mengekang

kau salah

merdeka

adalah saat dimana kau terus berjuang

berjuang untuk diri dan bangsamu

disaat negerimu membutuhkanmu

bebas

adalah hal yang harus kau perjuangkan

agar kau hidup bahagia

hingga akhir hayatmu

ini bukan dongeng pengantar tidur

ini juga kerja ilmiah seperti yang kau pikir

ini adalah jalanmu untuk hidup

dinegeri yang tentram dan damai

aku bukan orang picik

yang berusaha mempengaruhimu

aku juga tidak licik

hingga mampu menghasutmu

ini hanyalah kata yang kuungkapkan

untuk negeriku

yang punah

karena kesalahan bangsanya sendiri

Minggu, 18 April 2010

indonesia baru

kalau melihat dunia
aku teringat
teringat indonesia
indonesia negeriku

tapi yang kulihat tak lagi sama
semua berubah
semua berbeda
dan semua karena bangsanya

ini bukan cerita tentang perjuangan bangsa
dengan sebuah bambu runcing
ini cerita tentang kelalaian bangsa
yang terlalu senang sehingga lupa

lupa kalau nenek moyangnya telah berjuang
lupa kalau dirinya diperbudak
bukan dengan romusha seperti jaman jepang
tapi dengan pembutaan diri
hingga ia lupa bagaimana cara berjuang

ini jaman baru
jaman dimana tidak perlu lagi
mengangkat senjata untuk mempertahankan bangsa
tapi jaman dimana rasa nasionalisme
adalah hal yang paling utama

kalau kau dapat berpikir
jangan hanya mengenang kisah masa lalu
tapi perjuangkanlah bangsamu
dengan tekad yang takkan terlupakan hingga dirimu mati
hingga semua mengenamg indonesia yang baru